![]() |
| BUNDA POKER |
AGEN POKER- Redaktur tabloid Prancis Charlie Hebdo Stephane Charbonnier atau akrab disapa Charb, dua tahun yang lalu pernah menunjukkan keberaniannya melawan ancaman pembunuhan setelah memuat kartun menghina Nabi Muhammad.
"Saya tidak takut serangan balasan. Saya tidak punya anak, istri, mobil, atau utang. Mungkin ini terdengar sombong, tapi saya lebih baik mati ketimbang menyerah," kata dia setelah diancam dibunuh dua tahun lalu, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (7/1).
DEWA POKER- Kantor Charlie Hebdo kemarin diserang dua pria bersenjata senapan AK-47 dan peluncur roket. Dalam serangan itu kedua tersangka menembak mati 12 orang, termasuk dua polisi dan empat kartunis tabloid itu. Charbonnier juga ikut tewas dalam serangan itu.
TEXAS POKER- Ketika penembakan terjadi, saksi mengatakan mendengar teriakan tersangka,"ini pembalasan atas penghinaan pada nabi." Setelah menyerang, dua tersangka kabur dan kini masih diburu polisi.
JUDI POKER- Dua tahun lalu Charb mengatakan mengkritik Islam sama wajarnya dengan mengkritik Yahudi atau Katolik. Pria 49 tahun ini menjadi redaktur Charlie Hebdo pada 2009. Dia dibesarkan di Conflans-Sainte-Honorine, di sebelah utara Prancis. Charb bergabung ke Charlie Hebdo pada 1990 sebagai desainer.
"Saya tidak takut serangan balasan. Saya tidak punya anak, istri, mobil, atau utang. Mungkin ini terdengar sombong, tapi saya lebih baik mati ketimbang menyerah," kata dia setelah diancam dibunuh dua tahun lalu, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (7/1).
DEWA POKER- Kantor Charlie Hebdo kemarin diserang dua pria bersenjata senapan AK-47 dan peluncur roket. Dalam serangan itu kedua tersangka menembak mati 12 orang, termasuk dua polisi dan empat kartunis tabloid itu. Charbonnier juga ikut tewas dalam serangan itu.
TEXAS POKER- Ketika penembakan terjadi, saksi mengatakan mendengar teriakan tersangka,"ini pembalasan atas penghinaan pada nabi." Setelah menyerang, dua tersangka kabur dan kini masih diburu polisi.
JUDI POKER- Dua tahun lalu Charb mengatakan mengkritik Islam sama wajarnya dengan mengkritik Yahudi atau Katolik. Pria 49 tahun ini menjadi redaktur Charlie Hebdo pada 2009. Dia dibesarkan di Conflans-Sainte-Honorine, di sebelah utara Prancis. Charb bergabung ke Charlie Hebdo pada 1990 sebagai desainer.
Silahkan Gunakan Facebook Comment, Jika Anda Tidak Memiliki Blog










0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.